Baca selengkapnya
Indonesia today.com
BITUNG 20 Januari2026
Pergantian pucuk kepemimpinan Kemarin di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bitung menjadi titik balik penting dalam tata kelola pelayanan air bersih sekaligus pengelolaan lingkungan hidup.
Direktur sebelumnya diketahui meninggalkan beban persoalan serius berupa “awan hitam” utang yang tidak jelas asal-usulnya dengan nilai fantastis mencapai Rp1,2 miliar.
Namun kondisi tersebut kini berubah drastis. Di bawah kepemimpinan Direktur PDAM.Sir Alfred Salindeho. SE.MM., yang Sekarang ini.,
Pembenahan menyeluruh dilakukan secara tegas dan terukur. Tidak hanya berhasil menata ulang kondisi keuangan perusahaan, kualitas pelayanan publik pun mengalami peningkatan signifikan dan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bitung.
Langkah reformasi internal ini menjadi cerminan kepemimpinan ideal di tubuh BUMD. PDAM Bitung tidak hanya fokus pada penyelamatan keuangan perusahaan, tetapi juga membangun sinergi konkret dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Di Nahkodai Bunda Merianti Dumbela.
Kota Bitung sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik yang berkelanjutan.
Melalui mekanisme pembayaran rekening air pelanggan, PDAM Bitung secara konsisten menyertakan kontribusi kebersihan lingkungan yang disetorkan langsung ke DLH dengan nilai mencapai sekitar Rp100 juta setiap bulan. Dana tersebut menjadi sumber pendukung penting bagi DLH dalam menjalankan berbagai program kebersihan, penataan lingkungan kota, serta pengelolaan sampah.
Kerja nyata DLH pun kini semakin terlihat di lapangan. Peningkatan kebersihan lingkungan, dukungan terhadap rumah-rumah ibadah, serta penyaluran bantuan sosial bagi fakir miskin dan kelompok masyarakat rentan menjadi bukti bahwa kolaborasi PDAM dan DLH berdampak langsung bagi kepentingan publik.
Tidak berhenti di situ, PDAM Bitung juga aktif menyalurkan dana sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Langkah ini menegaskan bahwa PDAM Bitung tidak sekadar mengejar kinerja administratif, melainkan hadir sebagai institusi yang berpihak pada rakyat.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar, SE, bersama Yang Terkasih Oleh Tuhan Wakil Wali Kota Randito Maringka.
Sinergi kuat antara BUMD, DLH, dan pemerintah daerah terbukti mampu mengubah beban persoalan masa lalu menjadi capaian yang membanggakan.
Atas capaian tersebut, berbagai pihak menilai Pemerintah Kota Bitung layak mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kepemimpinan yang tegas, kerja nyata lintas sektor, serta komitmen terhadap pelayanan publik menjadi bukti bahwa reformasi BUMD dan penguatan peran DLH dapat berjalan efektif bila dilandasi integritas dan keberanian mengambil keputusan.
Kini, PDAM Bitung tidak hanya berperan sebagai penyedia air bersih, tetapi juga tampil sebagai simbol perubahan, sementara DLH menunjukkan peran strategisnya sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan hidup Kota Bitung demi kesejahteraan masyarakat.
( tem )



0 Reviews