Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terganggu ketika Bercinta, Ibu Tega Bunuh Anak Kandung Berusia 3 Tahun

 


Kasih ibu sepanjang jalan. Kata-kata ini selalu ada di benak semua orang tua terutama para ibu. Namun, hali itu tampaknya tak didapatkan oleh seorang bocah satu ini yang justru mendapat perlakuan buruk dari sang ibu hingga menemui ajal.

Adalah seorang anak perempuan bernama Kaylee-Jayde Priest. Bocah tiga tahun itu tewas mengenaskan dibunuh ibu kandungnya di Solihull, Midlands Barat, Inggris. Sang ibu, Nicola Priest, menyiksanya hingga tewas karena merasa terganggu ketika bercinta dengan pacarnya pada 9 Agustus 2020 lalu.

Mengutip BBC, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Birmingham, Hakim Foxton membeberkan penyebab kematian bocah mungil tersebut yang berawal dari hal sepele. Di persidangan, hakim mendakwa bahwa sang ibu dengan sengaja memukul hingga membuat Kaylee tak sadarkan diri.

Diceritakan, pada 9 Agustus 2020 lalu, Nicola dan pacarnya, Callum Redfern tengah berada di rumah. Kemudian, sekitar pukul 19.00 waktu setempat, Kaylee terlihat asyik bermain di dalam rumah yang membuat Nicola merasa terganggu.


Tak ayal, ia lantas mengantar putrinya tersebut ke kamar dan mencoba menidurkannya. Akan tetapi, hal tersebut tidak cukup berhasil lantaran anak seusia itu ternyata tidak mau tidur di jam-jam tersebut.

Merasa kesal, Nicola kemudian memaksa putrinya untuk tidur dengan memukulnya. Terlebih, di saat bersamaan, mereka ternyata tengah asyik bercinta hingga merasa terganggu dengan Kaylee. Ditambah, bocah tersebut dikabarkan kerap mengganggu mereka saat memadu kasih.

Dengan mengunci di kamar putrinya, Kaylee malah terus menangis karena merasa kesakitan usai Nicola dan pacarnya memukul bocah perempuan itu hingga mengalami lebam di sekujur tubuhnya. Bahkan, putrinya itu disebut sempat muntah-muntah.

"Muntah itu adalah akibat dari pemukulan hebat yang kalian berdua lakukan padanya. Tidak diragukan lagi karena kesal dengan Kaylee yang menangis dan meminta untuk dikeluarkan, itu mengganggu kalian berdua saat berhubungan seks," ucap Hakim Foxton.

Setelah berhubungan badan, Nicola kemudian membuka pintu kamar putrinya dan menemukan Kaylee telah tergeletak di lantai dalam keadaan tidak sadar. Ia lantas menghubungi 999 untuk meminta pertolongan medis karena kondisi bocah tersebut kala itu sangat memprihatinkan.

Akan tetapi, menurut keterangan medis, bocah berusia 3 tahun itu disebut telah meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit. Lebih mencengangkan lagi, dari hasil pemeriksaan, dokter menemukan luka parah di sekujur tubuh Kaylee. Mulai dari patah tulang rusuk, tulang kaki bagian bawah hingga patah tulang dada.

Luka tersebut didapat dari pukulan ibunya sendiri. Bahkan, kekasih sang ibu juga ikut menyiksanya hingga tewas. Hingga akhirnya kematian putrinya itu membuat syok Nicola. Ia tak menyangka kekhilafannya justru membuat nyawa sang putri melayang.

Kini, pengadilan Birmingham telah memvonis penjara Nicola selama 15 tahun pada Jumat (6/8/2021). Tidak hanya itu, sang pacar, Callum Redfern, juga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan mendekam di jeruji besi selama 14 tahun.